Ingatlah!, mimpi tanpa batas waktu adalah keinginan kosong yang tidak akan pernah menjadi kenyataan.
Sebab itu berkatalah Yosua kepada orang Israel: “Berapa lama lagi kamu bermalas-malas, sehingga tidak pergi menduduki negeri yang telah diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allah nenek moyangmu?
— Yosua 18:3
Orang Israel bermimpi alangkah nikmatnya hidup dialam merdeka, bebas dari perbudakan, namun ketika Tuhan menjawab doa dan seruan mereka, bangsa ini mengabaikan kemerdekaan yang telah diterimanya.
Amsal 6:9-11
Hai pemalas, berapa lama lagi engkau berbaring? Bilakah engkau akan bangun dari tidurmu? tidur sebentar lagi, mengantuk sebentar lagi, melipat tangan sebentar lagi untuk tinggal berbaring, maka datanglah kemiskinan kepadamu seperti seorang penyerbu, dan kekurangan seperti orang yang bersenjata.
Hidup adalah sebuah tanggung jawab, jangan acuh tak acuh dan bermalas malasan, seperti bangsa Israel, mereka mengeluh karena hidup di alam perbudakan, namun ketika Tuhan menjawab mereka cenderung cuek saja dan tidak peduli.
Filipi 2:12-13
Hai saudara-saudaraku yang kekasih, kamu senantiasa taat; karena itu tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar, bukan saja seperti waktu aku masih hadir, tetapi terlebih pula sekarang waktu aku tidak hadir, karena Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya.
Kita memang telah ditebus menjadi orang merdeka, kita tidak lagi hidup dalam kutuk, selanjutnya adalah bagian kita untuk mengerjakan keselamatan yang kita terima menjadi lengkap yaitu hidup di bumi sama seperti hidup di Surga.
Filipi 2:14-15
Lakukanlah segala sesuatu dengan tidak bersungut-sungut dan berbantah-bantahan, supaya kamu tiada beraib dan tiada bernoda, sebagai anak-anak Allah yang tidak bercela di tengah-tengah angkatan yang bengkok hatinya dan yang sesat ini, sehingga kamu bercahaya di antara mereka seperti bintang-bintang di dunia,
Ingatlah waktu berjalan terus, waktu tidak akan menunggu, jangan menyesali Tuhan kalau kita tidak bisa menggapai mimpi mimpi kita, jangan berkhayal terus di alam mimpi.
Kejadian 29:20
Jadi bekerjalah Yakub tujuh tahun lamanya untuk mendapat Rahel itu, tetapi yang tujuh tahun itu dianggapnya seperti beberapa hari saja, karena cintanya kepada Rahel.
Untuk mencapai mimpinya memperistri Rachel, Yakub bekerja dengan sungguh sungguh, jangan fokus pada mimpi saja, namun fokuslah usaha mengejar dan mengerjakan proses mencapai mimpi mimpi kita, maka hidup akan terasa ringan, happy dan enjoy setiap hari, bebas dari sungut sungut dan penyesalan, menghidupi rancangan Tuhan bagi kita mendatangkan gairah hidup dan semangat yang luar biasa.
Tuhan Yesus Memberkati.





