Mazmur 111 : 9
Dikirim-Nya kebebasan kepada umat-Nya, diperintahkan-Nya supaya perjanjian-Nya itu untuk selama-lamanya; nama-Nya kudus dan dahsyat.
Setiap umat Tuhan diberi kebebasan untuk menentukan jalannya sendiri, itulah sebabnya jangan pernah meniru orang lain, belajar dari cara mereka boleh boleh saja namun memakai cara yang sama pasti tidak akan pernah bisa.
3 Yohanes 1:11
Saudaraku yang kekasih, janganlah meniru yang jahat, melainkan yang baik. Barangsiapa berbuat baik, ia berasal dari Allah, tetapi barangsiapa berbuat jahat, ia tidak pernah melihat Allah.
Apalagi karena kehendak dan ambisi yang berkelebihan sehingga cara apapun dihalalkan, ingatlah sebagai orang percaya bahwa segala sesuatu yang terjadi dibawah kolong langit ini berada didalam monitor Tuhan.
1 Korintus 7:35
Semuanya ini kukatakan untuk kepentingan kamu sendiri, bukan untuk menghalang-halangi kamu dalam kebebasan kamu, tetapi sebaliknya supaya kamu melakukan apa yang benar dan baik, dan melayani Tuhan tanpa gangguan.
Jangan keliru mempergunakan kebebasan yang Tuhan berikan pada kita, jangan suka-sukanya kita menjalani hidup ini, sadarlah bahwa hidup adalah sebuah tanggung jawab.
1 Yohanes 2:15
Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu.
Jangan tiru manusia duniawi, sebab mereka tidak mengasihi Allah, melainkan mengasihi dirinya sendiri.
1 Yohanes 2:16-17
Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia, dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya.
Syukurilah hidup kita apa adanya, jangan pernah iri melihat kelebihan orang lain, sebab masing masing kita memiliki kelebihan masing masing.
Pengkhotbah 6:2
Orang yang dikaruniai Allah kekayaan, harta benda dan kemuliaan, sehingga ia tak kekurangan suatu pun yang diingininya, tetapi orang itu tidak dikaruniai kuasa oleh Allah untuk menikmatinya, melainkan orang lain yang menikmatinya! Inilah kesia-siaan dan penderitaan yang pahit.
Kebahagiaan itu relatif, belum tentu orang sukses dan berhasil hidupnya lebih berbahagia dari kita, jalan hidup manusia berbeda beda, jangan iri apalagi ingin meniru mereka, karena belum tentu hidup mereka lebih baik dari kita.
Pengkhotbah 6:7-9
Segala jerih payah manusia adalah untuk mulutnya, namun keinginannya tidak terpuaskan, karena apakah kelebihan orang yang berhikmat dari pada orang yang bodoh? Apakah kelebihan orang miskin yang tahu berperilaku di hadapan orang? Lebih baik melihat saja dari pada menuruti nafsu. Ini pun kesia-siaan dan usaha menjaring angin.
Mari jalani hidup ini apa adanya, penuh dengan ucapan syukur, kaya atau miskin bukanlah ukuran kebahagiaan, Tuhan menciptakan kita semua untuk menikmati hidup ini. Amin.
Tuhan Yesus Memberkati





