Menu Tutup
Mengalahkan Pikiran Negatif
Tuhan menghendaki agar kita membuat pilihan-pilihan dalam kehidupan ini dengan tepat dan benar. Untuk dapat memilih dengan tepat dan benar, maka kita perlu mengalahkan..

2 Korintus 10 : 5

Sering kali kita melakukan kesalahan-kesalahan dalam kehidupan ini dengan memilih melakukan sesuatu / bertindak berdasarkan pikiran yang negatif. Oleh karena itu, penting sekali membuat pilihan-pilihan yang tepat dan benar. Kita perlu hikmat Tuhan dan berpikir positif untuk menemukan solusi dalam hidup ini.

Sebagai orang kristen, kita sering kali masih menghadapi pergumulan / masalah. Namun, dengan memiliki pikiran Kristus, sesungguhnya kita sedang memenangkan pikiran kita dan memiliki kehidupan berkemenangan seperti yang Tuhan janjikan.

Bahan Renungan : Bagaimana kita bisa mengalahkan pikiran negatif ?

Kita akan melakukan 3 hal positif, yaitu :

1. TIDAK KUATIR (Filipi 4:6a)

Jika kita memilih untuk memikirkan hal buruk, maka keburukan terjadi. Jika memikirkan ketakutan maka yang menakutkan yang akan menimpanya. Apa yang dicemaskan, itulah yang akan mendatanginya. Kekuatiran mengakibatkan hidup ini menjadi tidak tenang dan tidak tentram (Ayub 3:25-26).

Dalam Matius 6:25-34, Yesus mengajarkan kepada kita untuk tidak kuatir tentang apapun juga. Mengapa tidak perlu kuatir? Sebab kita mempunyai Bapa di surga yang mengetahui semua keperluan kita dan Ia sanggup memelihara hidup kita. Kekuatiran tidak akan pernah menambah hal-hal yang baik di dalam hidup kita (Matius 6:27).

Pernahkah Saudara kuatir akan sesuatu hal? Apakah Saudara menjadi tentram dan tenang?
Ucapkan: ”Saya memilih untuk tidak kuatir”

2. BERDOA (Filipi 4:6b)

Manakah yang harus kita pilih? Nonton TV di rumah atau mengikuti kelompok sel ? Pergi ke Mall untuk belanja atau berdoa? Pikiran akan menarik (membawa) tubuh kita melakukan hal-hal yang nikmat/menyenangkan dan menghindari melakukan hal-hal yang tidak menyenangkan. Pergumulan orang kristen adalah taat melakukan kehendak Tuhan atau acuh tak acuh dengan hal-hal rohani. Tubuh dan tabiat dosa berusaha menarik diri kita untuk tidak melakukan hal-hal yang rohani, tetapi oleh Roh Kudus kita dituntun untuk memilih menyenangkan hati Tuhan.

Berdoa adalah hak istimewa yang diberikan kepada kita untuk berkomunikasi (berhubungan) dengan Tuhan. Ketika kita berdoa dan melakukan hal-hal rohani (mengutamakan Tuhan), maka kita sedang hidup dengan kemenangan Tuhan. Ketika berdoa, maka pikiran-pikiran negatif sedang diganti dengan pikiran-pikiran Tuhan yang positif, karena kita fokus kepada Tuhan.

Bagaimana Saudara ditolong Roh Kudus membangun kehidupan doa?

3. MENGUCAP SYUKUR (Filip 4:6c)

Mengapa seseorang terus-menerus mengeluh dan tidak mengucap syukur? Orang itu tidak mengucap syukur karena pikirannya hanya berpusat kepada ego-nya sendiri, bagaimana ia memuaskan keinginannya dan ia menjadi iri hati karena ”tidak memiliki sesuatu” seperti orang lain. Pikiran negatif telah menutupi matanya sehingga ia melihat keburukan dimana-mana.

Pilihlah untuk mengucap syukur. Ketika kita mengucap syukur maka kita sedang mengarahkan fokus kehidupan kita kepada Tuhan yang baik yang mencukupi dan memelihara kehidupan kita. Mengucap syukur akan membawa kita hidup dalam kehendak Allah (I Tesalonika 5:18) dan mengarahkan pikiran dan hati kita kepada hal-hal yang baik dari Tuhan sehingga kita hidup di dalam damai sejahtera (Filip 4:8-9).

Bagaimana Roh Kudus mengingatkan Saudara untuk mengucap syukur?

KESIMPULAN :
Tuhan menghendaki agar kita membuat pilihan-pilihan dalam kehidupan ini dengan tepat dan benar. Untuk dapat memilih dengan tepat dan benar, maka kita perlu mengalahkan (menolak) pikiran-pikiran negatif dengan cara membuat keputusan untuk tidak kuatir, berdoa dan mengucap syukur dalam segala hal.

Picture of Post oleh: GKKA Sendawar

Post oleh: GKKA Sendawar

Admin Media GKKA Indonesia Jemaat Sendawar

Disclaimer:
Beberapa bagian isi artikel di situs ini mungkin saja berasal dari berbagai sumber terbuka di internet, hak cipta sepenuhnya dimiliki oleh pemilik aslinya. Proses keberatan silahkan hubungi kami untuk penghapusan atau atribusi yang sesuai.

Kolom Komentar!

Berkomentar sesuai Pedoman Kami

Artikel Terbaru

Menemukan Sauh di Tengah Badai, Alarm Kuat untuk Berdiri Teguh

Dunia berguncang oleh perang, krisis, dan bencana. Ini adalah “alarm rohani” untuk berhenti mengandalkan dunia dan kembali pada Kristus. Saatnya koreksi diri: jangan biarkan cemas menenggelamkan iman. Bangkitlah, angkat mukamu, dan jadilah terang di tengah badai. Harapan sejati hanya ada dalam Tuhan

Pancasila dan Iman Kristen, Menjalin Harmoni dalam Keberagaman

Pancasila dan Iman Kristen memiliki titik temu dalam nilai universal. Sila-silanya selaras dengan ajaran kasih, keadilan, dan persatuan dalam Alkitab. Semangat pancasila diperkuat oleh konsep Tubuh Kristus yang berbeda tapi satu. Kita dipanggil menjadi garam & terang, mewujudkan harmoni di Indonesia

Kenaikan Yesus Kristus – Janji, Kuasa, dan Harapan

Hari Kenaikan Yesus Kristus adalah salah satu momen penting dalam kalender kekristenan. Ini bukan hanya sebuah peristiwa sejarah yang mengisahkan bagaimana Yesus terangkat ke surga 40 hari setelah kebangkitan-Nya, melainkan juga menjadi tanda penggenapan janji, pernyataan kuasa, dan peneguhan pengharapan bagi umat percaya di sepanjang zaman.

Kenaikan Yesus Kristus Merupakan Mahkota Harapan dan Kuasa Roh

Kisah Kenaikan Yesus Kristus tercatat jelas di Alkitab. Peristiwa ini bukan akhir, melainkan awal kuasa Roh Kudus, pemuliaan Yesus sebagai Imam Besar kita, dan jaminan kedatangan-Nya kembali. Renungan ini akan mengajak kita merenungkan bagaimana Kenaikan Yesus relevan dalam kehidupan sehari-hari.

Buat tulisan Anda sendiri seperti Artikel, Kesaksian, Renungan Rohani, Khotbah, Berita dan lain sebagainya.

“Karena kamu menulis, suaramu takkan padam ditelan angin, akan selalu abadi, sampai jauh, jauh di kemudian hari”.
— Pramoedya Ananta Toer
Menulis
Pilih dan Bagikan Pengalamanmu
Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Email