Kehidupan kita ini ibarat seperti naik sepeda,
butuh keseimbangan agar bisa meluncur dengan kencang dan penuh antusias.
Ayub 6:11-12
Apakah kekuatanku, sehingga aku sanggup bertahan, dan apakah masa depanku, sehingga aku harus bersabar? Apakah kekuatanku seperti kekuatan batu? Apakah tubuhku dari tembaga?
Dalam kehidupan, ada orang yang kaya terlalu kaya, ada orang kaya, ada orang miskin bahkan ada yang terlalu miskin, sampai untuk makan pun harus mengais-ngais sampah.
Amsal 12:8-9
Setiap orang dipuji seimbang dengan akal budinya, tetapi orang yang serong hatinya, akan dihina, lebih baik menjadi orang kecil, tetapi bekerja untuk diri sendiri, dari pada berlagak orang besar, tetapi kekurangan makan.
Entah bagaimana kita menjalani hidup ketika berbuat baikpun kadang kadang salah, sebab bantuan yang kita berikan membuat orang yang dibantu menjadi malas, mereka menjual kemiskinannya untuk bemalas ria, ada pula orang miskin karena gaya hidupnya yang boros, antara pengeluaran dan pemasukan tidak seimbang dan banyak lagi penyebab yang lain.
Imamat 25:35
“Apabila saudaramu jatuh miskin, sehingga tidak sanggup bertahan di antaramu, maka engkau harus menyokong dia sebagai orang asing dan pendatang, supaya ia dapat hidup di antaramu.
Ada orang yang terseret hutang dan jatuh miskin karena menolong saudaranya yang keliru jalan, orang ini terlampau tulus menolong, tapi kurang cerdik untuk membuat pertimbangan, imamat 25:25 berkata, kita harus menyokong orang kesusahan namun harus cerdas, perlakukan mereka sebagai orang asing, artinya tetap harus waspada dan berhati hati, agar kita tidak ikut terseret dan menjadi bangkrut.
2 Korintus 8:13-14
Sebab kamu dibebani bukanlah supaya orang-orang lain mendapat keringanan, tetapi supaya ada keseimbangan, maka hendaklah sekarang ini kelebihan kamu mencukupkan kekurangan mereka, agar kelebihan mereka kemudian mencukupkan kekurangan kamu, supaya ada keseimbangan.
Jangan takut dan juga jangan kikir membantu orang lain, hidup butuh keseimbangan, ketika kita melihat orang yang dibantu bersyukur maka kita akan merasakan anugerah sukacita berlimpah limpah yang tidak bisa kita dapatkan dimanapun.
2 Korintus 8:15
Seperti ada tertulis: “Orang yang mengumpulkan banyak, tidak kelebihan dan orang yang mengumpulkan sedikit, tidak kekurangan.”
Menolong orang lain tidak akan pernah membuat kita miskin, asal kita melakukannya sesuai dengan norma kebenaran firman Tuhan.
Tuhan Yesus Memberkati.






2 Comments
Mengendalikan diri adalah proses panjang, sangat kuat dan keras. Benar kata pepatah, musuh tersebar dalam diri kita adalah diri kita sendiri.
Selalu mengucap syukur dalam segala hal adalah salah satu langkah bijak dalam mengendalikan diri. Amin
Amin