Menu Tutup
Saatnya Untuk Bertobat
Umat Tuhan jangan menganggap remeh, menunda-nunda dan menyia-nyiakan waktu yang ada karena Hari Tuhan sudah dekat dan Penghukuman akan dinyatakan kepada mereka Orang yang Hidup Sinkretisme tetapi Keselamatan akan diberikan kepada Orang-orang yang Sadar atau Insaf dan Kembali Hidup benar di hadapan-Nya.

Ayat Alkitab : Zefanya 2 : 1 – 3

2:1Bersemangatlah dan berkumpullah, hai bangsa yang acuh tak acuh,
2:2sebelum kamu dihalau seperti sekam yang tertiup, sebelum datang ke atasmu murka TUHAN yang bernyala-nyala itu, sebelum datang ke atasmu hari kemurkaan TUHAN.
2:3Carilah TUHAN, hai semua orang yang rendah hati di negeri, yang melakukan hukum-Nya; carilah keadilan, carilah kerendahan hati; mungkin kamu akan terlindung pada hari kemurkaan TUHAN.

Zefanya bernubuat dan menulis untuk memperingatkan Yehuda dan Yerusalem mengenai datangnya hukuman Allah yang mengancam yang disebut : ”Hari Tuhan yang Hebat” (Zef. 1:14-15). Penerapan jangka pendek nubuat ini ialah Yehuda yang murtad akan menerima ganjaran yang sesuai dengan kejahatan mereka, sebagaimana halnya bangsa-bangsa kafir di sekitar mereka, sedangkan penerapan jangka panjangnya berkenaan dengan gereja dan dunia pada akhir sejarah. Zefanya juga menulis untuk membesarkan hati orang saleh bahwa Allah kelak akan memulihkan umat-Nya; ketika itu Yehuda akan menyanyikan pujian kepada Allah mereka yang adil yang tinggal di antara mereka.

Zefanya 2:1-3, Merupakan seruan kepada Orang Yehuda untuk segera bertobat dan berbalik kepada Allah. Ada beberapa Alasan mengapa mereka harus bertobat yakni:

  1. Hari Penghakiman TUHAN Sudah dekat (Zefanya 1:7-14).
    Firman Tuhan datang kepada Zefanya untuk mengingatkan Bangsa Yehuda bahwa “HARI TUHAN YANG DAHSYAT” telah dekat dan tidak akan bertangguh lagi. Hal ini disampaikan dengan gamblang oleh Zefanya: “Sudah dekat hari TUHAN yang hebat itu, sudah dekat dan datang dengan cepat sekali! Dengar, hari TUHAN pahit, pahlawan pun akan menangis”. Kita sebagai Umat Tuhan harus berbenah diri karena Hari Tuhan yang Dahsyat itu akan segera tiba.
  1. Penghukuman dari TUHAN Akan dinyatakan (Zefanya 1:2-6).
    Penghukuman dari Tuhan diberikan untuk menyatakan kebesaran kuasa Tuhan kepada Kaum Yehuda yang telah memberontak dengan berubah setia dengan mensejajarkan-Nya dengan allah atau dewa yang disembah bangsa lain. Hal ini tentu sangat menimbulkan kecemburuan Allah kepada Bangsa Yehuda. Itulah fakta yang terjadi pada Yehuda sehingga menimbulkan sakit hati Allah, dan Penghukuman akan diberikan sebagaimana disampaikan: 2 TUHAN berkata, “Aku akan memusnahkan segala sesuatu di bumi: 3 semua manusia dan binatang, termasuk burung dan ikan. Orang jahat akan Kutumpas.* Seluruh umat manusia akan Kubinasakan, tak seorang pun akan Kubiarkan hidup. Aku, TUHAN, telah berbicara. 4 Aku akan menghukum penduduk Yerusalem dan seluruh Yehuda. Sisa-sisa penyembahan Baal akan Kulenyapkan dari tempat-tempat itu. Imam-imam yang melayani Baal akan dilupakan sama sekali. 5 Aku akan menyapu bersih siapa saja yang naik ke atap untuk menyembah matahari, bulan dan bintang-bintang. Akan Kulenyapkan pula mereka yang menyembah Aku dan bersumpah setia kepada-Ku, tetapi juga bersumpah demi nama Dewa Milkom. 6 Aku akan membinasakan mereka yang tidak datang kepada-Ku atau meminta bimbingan-Ku dan yang telah meninggalkan Aku dan tidak mau lagi mengikuti Aku.” Hal ini mengingatkan baik kepada Bangsa Yehuda maupun gereja masa kini bahwa Penghukuman dari Tuhan pasti akan dinyatakan dalam waktu dan dengan cara Tuhan sendiri. Gereja Harus Waspada dan tetap Hidup dalam Kebenaran-Nya dengan setia.
  1. Mereka Hidup dalam Sinkretisme (Zefanya 1:4-6).
    Sinkretisme Bangsa Yehuda ialah mensejajarkan Allah yang sejati yang telah menolong dan berkarya bagi mereka dengan dewa-dewi dan buatan manusia. Hal ini sangat dibenci oleh Allah. Yes 40:25 Dengan siapa hendak kamu samakan Aku, seakan-akan Aku seperti dia? firman Yang Mahakudus. Bangsa Yehuda sedang Hidup dalam Sinkretisme sebagaimana: 4 Aku akan menghukum penduduk Yerusalem dan seluruh Yehuda. Sisa-sisa penyembahan Baal akan Kulenyapkan dari tempat-tempat itu. Imam-imam yang melayani Baal akan dilupakan sama sekali. 5 Aku akan menyapu bersih siapa saja yang naik ke atap untuk menyembah matahari, bulan dan bintang-bintang. Akan Kulenyapkan pula mereka yang menyembah Aku dan bersumpah setia kepada-Ku, tetapi juga bersumpah demi nama Dewa Milkom. Hidup dalam Sinkretisme akan menuai Penghukuman dari Tuhan tetapi Bila kembali dan meminta bimbingan dan petunjuk dari Tuhan maka Tuhan tidak akan melenyapkannya “6 Aku akan membinasakan mereka yang tidak datang kepada-Ku atau meminta bimbingan-Ku dan yang telah meninggalkan Aku dan tidak mau lagi mengikuti Aku.”
  1. Waktunya Hampir Selesai (Zefanya 2:1-3).
    Waktu Tuhan segera tiba dengan penghukuman yang akan dinyatakan, disaat yang bersamaan juga kesempatan untuk bertobat dan berbalik kepada Tuhan sangat sempit dan singkat. Bangsa Yehuda harus dapat menggunakan waktu yang singkat itu dengan Benar, yakni Kembali Kepada Tuhan sebab mereka telah jauh dari Tuhan. Hal ini Nampak dari Frase (VMD) 1 Hai kamu yang tidak tahu malu, bertobatlah 2 sebelum kamu menjadi seperti bunga yang layu dan mati. Pada hari panas, bunga akan layu dan mati. Kamu akan seperti itu bila TUHAN menunjukkan marah-Nya yang mengerikan itu. Jadi, bertobatlah sebelum TUHAN menunjukkan kemarahan-Nya terhadap kamu. 3 Datanglah kepada TUHAN, hai orang yang rendah hati, taatilah hukum-Nya. Belajarlah melakukan yang baik, belajarlah rendah hati. Mungkin kamu akan luput pada saat TUHAN menunjukkan marah-Nya. Seruan ini untuk menyadarkan Bangsa Yehuda bahwa Mereka telah jauh dari Tuhan, Jika mereka tidak bertobat Tuhan akan menghukum mereka sebab waktu penghukuman sudah dekat sehingga waktu yang tersisa mereka harus segera bertobat.

Kesimpulan
Bangsa Yehuda dan bangsa-bangsa lainnya, juga kita sebagai gereja masa kini telah berdosa di hadapan Tuhan. Keberadaan dalam dosa itulah Seruan Untuk bertobat disuarakan dan Kita sebagai Umat Tuhan Perlu mendengar dan menyikapinya. Alasan Seruan itu disampaikan ialah: KARENA HARI TUHAN YANG DAHSYAT ITU SUDAH DEKAT, PENGHUKUMAN DARI TUHAN AKAN DINYATAKAN, UMAT TUHAN MASIH HIDUP SINKRETISME DAN WAKTU UNTUK BERTOBAT HAMPIR HABIS.

Umat Tuhan jangan menganggap remeh, menunda-nunda dan menyia-nyiakan waktu yang ada karena Hari Tuhan sudah dekat dan Penghukuman akan dinyatakan kepada mereka Orang yang Hidup Sinkretisme tetapi Keselamatan akan diberikan kepada Orang-orang yang Sadar atau Insaf dan Kembali Hidup benar di hadapan-Nya.

“KIRANYA TUHAN MENOLONG KITA UNTUK INSAF DAN BERBALIK KEPADA TUHAN DAN HIDUP YANG BERKENAN BAGI KEMULIAAN-NYA”

Penulis : Pdt. Nelson Neno, MA
Gembala Sidang GKKA Jemaat Sendawar

Picture of Post oleh: Pdt. Nelson Neno, M.Th

Post oleh: Pdt. Nelson Neno, M.Th

Gembala Sidang GKKA Indonesia Jemaat Sendawar

Disclaimer:
Beberapa bagian isi artikel di situs ini mungkin saja berasal dari berbagai sumber terbuka di internet, hak cipta sepenuhnya dimiliki oleh pemilik aslinya. Proses keberatan silahkan hubungi kami untuk penghapusan atau atribusi yang sesuai.

Kolom Komentar!

Berkomentar sesuai Pedoman Kami

Artikel Terbaru

Menemukan Sauh di Tengah Badai, Alarm Kuat untuk Berdiri Teguh

Dunia berguncang oleh perang, krisis, dan bencana. Ini adalah “alarm rohani” untuk berhenti mengandalkan dunia dan kembali pada Kristus. Saatnya koreksi diri: jangan biarkan cemas menenggelamkan iman. Bangkitlah, angkat mukamu, dan jadilah terang di tengah badai. Harapan sejati hanya ada dalam Tuhan

Pancasila dan Iman Kristen, Menjalin Harmoni dalam Keberagaman

Pancasila dan Iman Kristen memiliki titik temu dalam nilai universal. Sila-silanya selaras dengan ajaran kasih, keadilan, dan persatuan dalam Alkitab. Semangat pancasila diperkuat oleh konsep Tubuh Kristus yang berbeda tapi satu. Kita dipanggil menjadi garam & terang, mewujudkan harmoni di Indonesia

Kenaikan Yesus Kristus – Janji, Kuasa, dan Harapan

Hari Kenaikan Yesus Kristus adalah salah satu momen penting dalam kalender kekristenan. Ini bukan hanya sebuah peristiwa sejarah yang mengisahkan bagaimana Yesus terangkat ke surga 40 hari setelah kebangkitan-Nya, melainkan juga menjadi tanda penggenapan janji, pernyataan kuasa, dan peneguhan pengharapan bagi umat percaya di sepanjang zaman.

Kenaikan Yesus Kristus Merupakan Mahkota Harapan dan Kuasa Roh

Kisah Kenaikan Yesus Kristus tercatat jelas di Alkitab. Peristiwa ini bukan akhir, melainkan awal kuasa Roh Kudus, pemuliaan Yesus sebagai Imam Besar kita, dan jaminan kedatangan-Nya kembali. Renungan ini akan mengajak kita merenungkan bagaimana Kenaikan Yesus relevan dalam kehidupan sehari-hari.

Buat tulisan Anda sendiri seperti Artikel, Kesaksian, Renungan Rohani, Khotbah, Berita dan lain sebagainya.

“Karena kamu menulis, suaramu takkan padam ditelan angin, akan selalu abadi, sampai jauh, jauh di kemudian hari”.
— Pramoedya Ananta Toer
Menulis
Pilih dan Bagikan Pengalamanmu
Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Email