Menu Tutup
Tim Pelayanan Yang Solid
Saat ini Kita diperhadapkan dengan berbagai tantangan dan sekaligus tanggung jawab yang harus kita emban, baik sebagai warga Negara dan sekaligus sebagai Umat Tuhan di tengah-tengah dunia ini. Gereja tidak bisa lari dari tanggungjawab ini. Yang harus dilakukan gereja ialah...

Nas Khotbah : Filipi 1 : 1-11

1:1Dari Paulus dan Timotius, hamba-hamba Kristus Yesus, kepada semua orang kudus dalam Kristus Yesus di Filipi, dengan para penilik jemaat dan diaken.
1:2Kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita, dan dari Tuhan Yesus Kristus menyertai kamu.
1:3Aku mengucap syukur kepada Allahku setiap kali aku mengingat kamu.
1:4Dan setiap kali aku berdoa untuk kamu semua, aku selalu berdoa dengan sukacita.
1:5Aku mengucap syukur kepada Allahku karena persekutuanmu dalam Berita Injil mulai dari hari pertama sampai sekarang ini.
1:6Akan hal ini aku yakin sepenuhnya, yaitu Ia, yang memulai pekerjaan yang baik di antara kamu, akan meneruskannya sampai pada akhirnya pada hari Kristus Yesus.
1:7Memang sudahlah sepatutnya aku berpikir demikian akan kamu semua, sebab kamu ada di dalam hatiku, oleh karena kamu semua turut mendapat bagian dalam kasih karunia yang diberikan kepadaku, baik pada waktu aku dipenjarakan, maupun pada waktu aku membela dan meneguhkan Berita Injil.
1:8Sebab Allah adalah saksiku betapa aku dengan kasih mesra Kristus Yesus merindukan kamu sekalian.
1:9Dan inilah doaku, semoga kasihmu makin melimpah dalam pengetahuan yang benar dan dalam segala macam pengertian,
1:10sehingga kamu dapat memilih apa yang baik, supaya kamu suci dan tak bercacat menjelang hari Kristus,
1:11penuh dengan buah kebenaran yang dikerjakan oleh Yesus Kristus untuk memuliakan dan memuji Allah.

Untuk dapat melakukan sebuah pekerjaan besar dan berat sesaui tujuan yang diharapkan, tentu akan melibatkan banyak orang. Keterlibatan banyak Orangpun belum tentu menjadi jaminan tercapainya apa yang diharapkan jika semua pihak yang terlibat di dalamnya tidak Solid atau kesatuan hati dalam mengerjakannya. Salah satu contoh niat yang baik orang membangun Menara di Babel yang hanya oleh arena Tuhan tidak menghendaki maka dihancurkan. Artinya Tim Kerja atau Tim Pelayanan yang solid sangat dibutuhkan untuk meraih keberhasilan atau kesuksesan baik dalam organisasi sekuler maupun Kegiatan Keagamaan atau pembinaan Rohani.

Hari ini kita akan merenungkan Firman Tuhan yang saya pilih dari Kitab Filipi 1:3-11 dengan Tema: TIM PELAYANAN YANG SOLID. Rasul Paulus dan Jemaat Tuhan di Filipi merupakan Tim Pelayanan Yang Solid walau mereka Hidup secara terpisah. Dalam Nas ini ada beberapa hal penting yang patut menjadi perhatian kita Umat Tuhan masa kini. Apa saja hal-hal itu? :

  1. Mereka Saling Menerima (Fil. 1:1-2).
    Rasul Paulus dan Jemaat Tuhan di Filipi hidup secara terpisah. Rasul Paulus sedang dalam Penjara oleh Memberitakan Kristus sedangkan Jemaat masing-masing di rumah mereka di Filipi. Ada kekuatan besar yang berasal dari Tuhan yang mengikat mereka menjadi satu yakni Saudara dalam Tuhan, dipersekutukan dan dikuduskan di dalam Yesus Kristus. Hal ini terlihat Rasul Paulus menggunakan Kata KITA yang berarti mencakup Pembicara dan Lawan bicara. ”Kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita, dan dari Tuhan Yesus Kristus menyertai kamu”. Artinya ialah bahwa Baik Paulus maupun Jemaat Tuhan di Filipi saling menerima kendatipun mereka berbeda, saling mengakui walaupun tidak bersama-sama. Demikian juga kita Umat Tuhan masa kita harus saling menerima karena Kita telah dipersekutukan di dalam Kristus oleh iman kita kepada-Nya. Hidup dalam keberagaman, keperbedaan namun tetap saling menerima akan menjadi kekuatan yang besar dalam melakukan dan mewujudkan mimpi yang besar.
  2. Mereka Saling Mendoakan (Fil. 1:4-6,9-11).
    Paulus dan umat Tuhan tidak hanya saling menerima, tetapi mereka juga saling mendukung. Bentuk dukungan mereka terhadap sesama ialah dengan saling mendoakan. Banyak Orang Kristen sering berdoa bahkan selalu berdoa namun hanya berdoa untuk diri sendiri dan tidak berdoa untuk orang lain. Rasul Paulus memberikan contoh yang sangat baik dalam memelihara relasi mereka dengan mendoakan jemaat Tuhan di Filipi. Sebagaimana dikemukakan Rasul Paulus: “Dan setiap kali aku berdoa untuk kamu semua, aku selalu berdoa dengan sukacita. Aku mengucap syukur kepada Allahku karena persekutuanmu dalam Berita Injil mulai dari hari pertama sampai sekarang ini”. Paulus selalu mendoakan jemaat dengan sukacita dan sukacitanya juga oleh karena kesetiaan jemaat kepada Tuhan yang konsisten dan tidak berubah untuk meragukan iman mereka kepada Tuhan. Jemaat Tuhan juga punya tanggungjawab untuk terus mendoakan Rasul Paulus dalam setiap tugas Pelayanan. Inilah yang menjadi teladan Jemaat dan Hamba Tuhan maupun sesama Umat Tuhan sebagai Rekan atau Tim kerja dan Pelayanan.
  3. Bersama-sama Melihat dari Perspektif Tuhan (Fil. 1:6-8).
    Cara pandang ikut menentukan berhasil tidaknya pencapaian sebuah tujuan. Tujuan yang dikehendaki dan dambaan bersama bisa tidak terealisasi karena cara pandang atau perspektif. Dalam satu tim kerja atau Tim Pelayanan tentu terdiri dari beberapa orang yang sudah tentu memiliki perspektif yang berlainan. Rasul Paulus kendatipun berbeda tempat dengan Jemaat Filipi namun mereka memuliki cara pandang yang sama yakni bagaimana harus terus bertumbuh dalam iman Percaya kepada Kristus yang diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. “Akan hal ini aku yakin sepenuhnya, yaitu Ia, yang memulai pekerjaan yang baik di antara kamu, akan meneruskannya sampai pada akhirnya pada hari Kristus Yesus. Memang sudahlah sepatutnya aku berpikir demikian akan kamu semua, sebab kamu ada di dalam hatiku, oleh karena kamu semua turut mendapat bagian dalam kasih karunia yang diberikan kepadaku, baik pada waktu aku dipenjarakan, maupun pada waktu aku membela dan meneguhkan Berita Injil. (6-7). Kendatipun mereka hidup secara terpisah dan keadaan yang berbeda pun mereka tetap memiliki cara pandang yang sama yakni Melihat apa yang Tuhan kehendaki bagi Umat Tuhan dan Umat Tuhan meresponinya dengan tetap setia menghidupi kebenaran yang mereka yakini. Melihat dari perspektif Tuhan akan membuat hidup kita tidak egois dan bersifat humanis. Melihat dari perspektif Tuhan akan tetap dapat melihat ada potensi di saat pandangan lain seakan tidak ada solusi.

    Saat ini Indonesia bahkan dunia masih dengan serius menghadapi Pandemi covid 19 yang menjadi hal yang menakutkan, membahayakan dan mematikan. Ketika dunia melihat tidak ada jalan keluar, Kita sebagai Orang Percaya harus melihatnya sebagai Peluang Tetap Hidup dalam Kebenaran dan menjadi saksi Kristus bagi sesama yang ada di sekitar dan di seluruh dunia.

KESIMPULAN
Saat ini Kita diperhadapkan dengan berbagai tantangan dan sekaligus tanggung jawab yang harus kita emban, baik sebagai warga Negara dan sekaligus sebagai Umat Tuhan di tengah-tengah dunia ini. Gereja tidak bisa lari dari tanggungjawab ini. Yang harus dilakukan gereja ialah:

  1. Harus saling menerima Untuk membentuk satu Tim yang solid sehingga bisa melakukan banyak hal yang berdampak kepada sesama.
  2. Saling Mendoakan. Gereja tidak bisa secara fisik terus berkumpul di satu tempat tetapi gereja dapat tetap bersatu di dalam Doa dan saling mendoakan umat Tuhan di dunia dan dunia yang kita diami sekarang ini.
  3. Bersama-sama Melihat dari Perspektif Tuhan. Tuhan beranugerah bagi kita untuk hidup dan hadir di dalam duania yang penuh dengan tantangan dan penuh bahaya ini. Dunia dengan nafsunya yang jahat menjadi ancaman bagi seluruh umat manusia tetapi Gereja justru dihadirkan di dunia menyaksikan Tuhan kepada dunia. Kiranya Warga gereja menyadari hal penting ini untuk terus membangun Tim Pelayanan yang Solid bagi Pelebaran Pekerjaan Tuhan di dunia ini yang melibatkan seluruh Umat Tuhan (anak-anak, Remaja, Pemuda Jemaat Dewasa dan Usia Indah), semuanya bagi Kemuliaan nama Tuhan.

Pdt. Nelson Neno, MA
Gembala Sidang GKKA Jemaat Sendawar

Picture of Post oleh: Pdt. Nelson Neno, M.Th

Post oleh: Pdt. Nelson Neno, M.Th

Gembala Sidang GKKA Indonesia Jemaat Sendawar

Disclaimer:
Beberapa bagian isi artikel di situs ini mungkin saja berasal dari berbagai sumber terbuka di internet, hak cipta sepenuhnya dimiliki oleh pemilik aslinya. Proses keberatan silahkan hubungi kami untuk penghapusan atau atribusi yang sesuai.

Kolom Komentar!

Berkomentar sesuai Pedoman Kami

Artikel Terbaru

Menemukan Sauh di Tengah Badai, Alarm Kuat untuk Berdiri Teguh

Dunia berguncang oleh perang, krisis, dan bencana. Ini adalah “alarm rohani” untuk berhenti mengandalkan dunia dan kembali pada Kristus. Saatnya koreksi diri: jangan biarkan cemas menenggelamkan iman. Bangkitlah, angkat mukamu, dan jadilah terang di tengah badai. Harapan sejati hanya ada dalam Tuhan

Pancasila dan Iman Kristen, Menjalin Harmoni dalam Keberagaman

Pancasila dan Iman Kristen memiliki titik temu dalam nilai universal. Sila-silanya selaras dengan ajaran kasih, keadilan, dan persatuan dalam Alkitab. Semangat pancasila diperkuat oleh konsep Tubuh Kristus yang berbeda tapi satu. Kita dipanggil menjadi garam & terang, mewujudkan harmoni di Indonesia

Kenaikan Yesus Kristus – Janji, Kuasa, dan Harapan

Hari Kenaikan Yesus Kristus adalah salah satu momen penting dalam kalender kekristenan. Ini bukan hanya sebuah peristiwa sejarah yang mengisahkan bagaimana Yesus terangkat ke surga 40 hari setelah kebangkitan-Nya, melainkan juga menjadi tanda penggenapan janji, pernyataan kuasa, dan peneguhan pengharapan bagi umat percaya di sepanjang zaman.

Kenaikan Yesus Kristus Merupakan Mahkota Harapan dan Kuasa Roh

Kisah Kenaikan Yesus Kristus tercatat jelas di Alkitab. Peristiwa ini bukan akhir, melainkan awal kuasa Roh Kudus, pemuliaan Yesus sebagai Imam Besar kita, dan jaminan kedatangan-Nya kembali. Renungan ini akan mengajak kita merenungkan bagaimana Kenaikan Yesus relevan dalam kehidupan sehari-hari.

Buat tulisan Anda sendiri seperti Artikel, Kesaksian, Renungan Rohani, Khotbah, Berita dan lain sebagainya.

“Karena kamu menulis, suaramu takkan padam ditelan angin, akan selalu abadi, sampai jauh, jauh di kemudian hari”.
— Pramoedya Ananta Toer
Menulis
Pilih dan Bagikan Pengalamanmu
Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Email